🖧 📗 Fase E • Kelas X SMK • Modul 10 100% Offline Ready

Langkah-Langkah Perakitan Komputer (PC Assembly)

Panduan praktik 8 langkah perakitan komputer mandiri: instalasi CPU, heatsink, RAM, PSU, kabel front panel, dan POST.

1. Persiapan Alat, Bahan & Prosedur Keselamatan (K3)

Sebelum memulai perakitan komputer (PC Assembly), persiapkan lingkungan kerja dan perlengkapan berikut:

Alat & Bahan:

  • Obeng Plus (+) bermagnet ukuran sedang (PH2).
  • Gelang Antistatis (Antistatic Wrist Strap) atau sarung tangan ESD.
  • Thermal Paste / Pasta Pendingin (berkualitas baik, berbahan dasar silikon atau perak).
  • Kabel Ties / Pemotong Kabel untuk manajemen kabel (cable management).
  • Wadah baut untuk mengelompokkan baut motherboard, PSU, dan drive.

Prosedur Keselamatan:

  1. Pastikan area meja kerja bersih, kering, dan bebas dari listrik statis.
  2. Gunakan gelang antistatis yang terhubung ke grounding logam.
  3. Selalu pasang kabel daya listrik (power cord) paling terakhir setelah casing ditutup dan seluruh komponen terpasang kokoh.

2. Langkah Demi Langkah Perakitan PC (Step-by-Step)

Langkah 1: Memasang Prosesor (CPU) pada Motherboard

  1. Buka tuas pengunci soket CPU pada motherboard dengan cara menekannya ke bawah lalu menggesernya ke samping luar.
  2. Buka penutup soket CPU.
  3. Pegang prosesor pada bagian tepinya. Cocokkan tanda segitiga emas (alignment notch) pada sudut prosesor dengan tanda segitiga pada soket motherboard.
  4. Letakkan prosesor secara perlahan tanpa ditekan secara paksa (Zero Insertion Force / ZIF).
  5. Tutup kembali penutup soket dan kunci tuas hingga terdengar bunyi klik.

Langkah 2: Mengoleskan Pasta Termal & Memasang Heatsink Fan

  1. Berikan pasta termal (Thermal Paste) seukuran butir jagung / kacang polong di bagian tengah permukaan prosesor (IHS).
  2. Posisikan pendingin (Heatsink Fan / AIO Cooler) tepat di atas prosesor.
  3. Kencangkan baut atau tekan pengunci heatsink secara menyilang (diagonal) agar tekanan pasta termal merata sempurna.
  4. Hubungkan kabel 4-pin fan cooler ke header bertuliskan CPU_FAN pada motherboard.

Langkah 3: Memasang Modul Memori RAM

  1. Buka klip pengunci pada kedua ujung slot RAM di motherboard.
  2. Sesuaikan takik celah (notch) di bagian bawah modul RAM dengan tonjolan pada slot RAM (DDR4 / DDR5).
  3. Masukkan RAM ke slotnya, lalu tekan kedua ujung modul RAM secara bersamaan dan merata hingga klip pengunci menutup otomatis dengan bunyi klik.
  4. Tips Dual-Channel: Jika memasang 2 keping RAM pada motherboard dengan 4 slot, pasang pada slot 2 dan slot 4 (DIMM A2 & DIMM B2).

Langkah 4: Memasang Motherboard ke dalam Casing PC

  1. Pasang pelat pelindung belakang (I/O Shield) pada lubang belakang casing PC.
  2. Pasang baut penyangga (Standoff Screws) pada casing sesuai dengan ukuran form factor motherboard (ATX / Micro-ATX / Mini-ITX).
  3. Masukkan motherboard secara perlahan dengan mengarahkan port belakang ke arah I/O Shield.
  4. Kencangkan baut pengikat motherboard satu per satu menggunakan obeng plus.

Langkah 5: Memasang Catu Daya (Power Supply / PSU)

  1. Tempatkan Power Supply pada kompartemen khusus di bagian bawah atau atas casing PC.
  2. Posisikan kipas PSU menghadap ke arah ventilasi udara (biasanya menghadap ke bawah jika ada saringan debu).
  3. Kencangkan 4 buah baut khusus PSU di bagian belakang casing.

Langkah 6: Memasang Media Penyimpanan (SSD / Harddisk)

  1. M.2 NVMe SSD: Pasang pada slot M.2 motherboard dengan kemiringan 30 derajat, tekan perlahan ke bawah, lalu kunci dengan sekrup kecil atau kait pengunci M.2.
  2. SATA SSD / HDD 3.5": Pasang drive pada drive bay casing, kencangkan baut penguncinya, lalu sambungkan kabel daya SATA dari PSU dan kabel data SATA menuju port SATA di motherboard.

Langkah 7: Menghubungkan Kabel Daya & Pin Front Panel

  1. Sambungkan kabel utama 24-pin ATX Power ke soket motherboard.
  2. Sambungkan kabel 8-pin (4+4) CPU Power ke soket di dekat prosesor.
  3. Sambungkan kabel Front Panel Casing ke header F_PANEL / JFP1 pada motherboard:

- POWER SW: Tombol Power On/Off

- RESET SW: Tombol Reset

- POWER LED (+/-): Lampu Indikator Power

- HDD LED (+/-): Lampu Indikator Aktivitas Storage

- Hubungkan kabel Front Audio (HD Audio) dan Front USB 3.0 / USB 2.0.


Langkah 8: Pengujian Awal (Power-On Self Test / POST) & BIOS Setup

  1. Hubungkan kabel power monitor, kabel HDMI/DisplayPort, keyboard, dan mouse ke komputer.
  2. Hubungkan kabel power PSU ke stopkontak, lalu nyalakan tombol switch daya PSU (I).
  3. Tekan tombol Power pada casing PC:

- Perhatikan apakah semua kipas (CPU fan, GPU fan, case fan) berputar normal.

- Perhatikan apakah muncul tampilan layar splash screen pabrikan motherboard di monitor.

  1. Tekan tombol DEL atau F2 secara berulang-ulang untuk masuk ke menu BIOS / UEFI Setup.
  2. Periksa apakah Prosesor, Kapasitas RAM, dan Media Penyimpanan (SSD/HDD) terdeteksi dengan benar.
  3. Atur urutan booting (Boot Priority) untuk memulai instalasi Sistem Operasi melalui flashdisk USB installer.