🖧 📘 Fase F • Kelas XI & XII SMK • Modul 20 100% Offline Ready

Manajemen Bandwidth Simple Queue MikroTik

Pengaturan limitasi kecepatan download & upload menggunakan Simple Queue, Burst limit, dan pembagian bandwidth merata.

1. Konsep Dasar Manajemen Bandwidth

Bandwidth adalah kapasitas maksimum transfer data yang dapat dilewatkan dalam sebuah jalur komunikasi per satuan waktu (dihitung dalam satuan bits per second / bps, Kbps, Mbps).

Jika bandwidth tidak dikelola dengan baik, pengguna yang sedang melakukan streaming video 4K atau download file besar akan menghabiskan seluruh kapasitas pipa koneksi (bandwidth hogging), sehingga pengguna lain akan mengalami kelambatan ekstrem (high latency/lag).

Parameter Kunci Manajemen Bandwidth:

  1. CIR (Committed Information Rate): Kecepatan minimal yang dijamin (guaranteed rate) selalu diperoleh pengguna dalam kondisi jaringan tersibuk sekalipun (Limit-At di MikroTik).
  2. MIR (Maximum Information Rate): Kecepatan puncak maksimal yang boleh dicapai pengguna jika jalur sedang senggang (Max-Limit di MikroTik).
  3. Upload (Rx) vs Download (Tx):

> [!NOTE]

> Pada MikroTik, penamaan Target Upload (Rx) dan Target Download (Tx) dihitung dari sudut pandang router:

> - Target Upload (Rx): Data yang diterima router dari client.

> - Target Download (Tx): Data yang dikirimkan router ke client.


2. Format Penulisan Rate Limit pada User Profile Hotspot

Pada pengaturan Hotspot User Profile, parameter Rate Limit (rx/tx) ditulis dengan format standar:

$$ Rate Limit = [Upload Rate] / [Download Rate]$$

Contoh Format Nilai:

  • 512k/1M → Upload maksimal 512 Kbps, Download maksimal 1 Mbps.
  • 1M/2M → Upload maksimal 1 Mbps, Download maksimal 2 Mbps.
  • 2M/5M → Upload maksimal 2 Mbps, Download maksimal 5 Mbps.
  • Format Lengkap dengan Fitur Burst (Lonjakan Akses Cepat):

    $$ Rate Limit = [rx/tx] \quad [rx-burst/tx-burst] \quad [rx-threshold/tx-threshold] \quad [burst-time]$$

    Contoh: 512k/1M 1M/2M 384k/768k 16/16


    3. Langkah-Langkah Konfigurasi Rate Limit via User Profile

    Langkah 1: Membuka Menu User Profiles di WinBox

    Buka WinBox $

    →\( Masuk ke menu IP \)

    →\( Hotspot \)

    → pilih tab User Profiles.


    Langkah 2: Mengatur Parameter Rate Limit (rx/tx)

    1. Klik tombol tambah [+] untuk membuat profil baru (atau klik ganda profil yang ada).
    2. Pada tab General:

    - Name: Profil-Siswa-1Mbps

    - Address Pool: hs-pool-1

    - Shared Users: 1 (agar 1 akun hanya dapat dipakai 1 perangkat)

    - Rate Limit (rx/tx): 512k/1024k (Upload 512 Kbps / Download 1 Mbps)

    1. Klik Apply lalu OK.

    Langkah 3: Menetapkan Profil ke Akun Pengguna (Hotspot Users)

    1. Buka tab Users pada menu Hotspot, lalu klik [+] (atau klik ganda akun yang ingin diedit).
    2. Pada opsi Profile, pilih nama profil yang telah kita atur batasan bandwidth-nya (contoh: Profil-Siswa-1Mbps).
    3. Klik OK.

    Langkah 4: Verifikasi Dynamic Simple Queue yang Dihasilkan Otomatis

    1. Ketika pengguna login melalui captive portal web browser, MikroTik secara otomatis membuat aturan antrean dinamis (Dynamic Simple Queue) dengan flag *D.
    2. Buka menu Queues

    Simple Queues.

    1. Anda akan melihat baris antrean bertuliskan nama user hotspot lengkap dengan batas Max Limit Upload/Download sesuai isi User Profile!

    4. Monitoring Trafik & Indikator Warna Queue

    Untuk memantau penggunaan bandwidth pelanggan/siswa secara real-time:

    • Ikon Hijau: Pemakaian bandwidth rendah (0% - 50% dari batas maksimal).
    • Ikon Kuning: Pemakaian bandwidth sedang (50% - 75% dari batas maksimal).
    • Ikon Merah: Pemakaian bandwidth penuh (mencapai 100% dari batas limit). Antrean sedang aktif memotong kelebihan paket data agar jalur tetap stabil.