Perangkat Jaringan Komputer
Studi Komparasi, Arsitektur Lapisan OSI, Prinsip Forwarding, dan Implementasi Industri: NIC, Hub, Switch (L2/L3/PoE), Router, Access Point, Modem/ONT, serta Firewall.
Taksonomi Perangkat Jaringan
End-User Devices (Host)
Perangkat pembuat data asal (source) atau penerima data akhir (destination).
Intermediary Devices (Infrastruktur)
Perangkat perantara yang menghubungkan host, memforward frame/paket, meregenerasi sinyal, dan memfilter keamanan lalu lintas data.
Network Interface Card (NIC) & MAC
Media Access Control (MAC Address) 48-Bit:
Alamat identitas fisik permanen perangkat keras yang diprogram di ROM pabrik.
Organizationally Unique Identifier yang dialokasikan oleh IEEE untuk kode identitas vendor (Cisco, Realtek, Intel).
Nomor seri unik kartu jaringan yang diberikan secara eksklusif oleh pabrikan chip NIC.
Perintah verifikasi: Windows CMD: getmac /v | Linux: ip link show
Repeater & Network Hub
"Dumb Device" Tanpa Kecerdasan Alamat
- Bekerja murni pada Layer 1 (Physical).
- Tidak memiliki memori tabel alamat MAC.
- Meneruskan sinyal listrik secara membabi buta ke SELURUH port aktif.
- Hanya mendukung mode Half-Duplex.
1 Collision Domain untuk Semua Port
Jika dua PC mengirimkan data bersamaan, sinyal listrik bertabrakan (collision). Seluruh jaringan terhenti dan harus menunggu jeda waktu acak (CSMA/CD). Karena sangat lambat dan rentan disadap, Hub resmi ditinggalkan (obsolete).
Switch: Multi-port Intelligent Bridge
Switch mencatat MAC pengirim pada setiap port. Frame diteruskan langsung ke port tujuan secara spesifik (Forwarding), bukan membabi buta.
Tiap port adalah 1 Collision Domain terisolasi. Bebas tabrakan data dan dapat bekerja dalam mode Full-Duplex kecepatan penuh.
Seluruh port switch masih berbagi 1 broadcast domain yang sama secara default, kecuali disegmentasikan menggunakan VLAN (Virtual LAN).
Layer 3 Switch & PoE Technology
Menggabungkan kecepatan switching Layer 2 berbasis chip ASIC hardware dengan kemampuan routing IP Layer 3.
Menyalurkan daya listrik searah (DC 48V) bersamaan dengan data melalui kabel UTP 4-pair.
Router & Default Gateway
Fungsi Utama: Menghubungkan Subnet Berbeda
Menentukan jalur terbaik (Best Path) berdasarkan IP Routing Table & Metrik.
Wireless Access Point (WAP)
Modem, ONT FTTH & Firewall UTM
ONT / ONU (GPON FTTH)
Terminasi serat optik di rumah pelanggan (CPE) yang mengubah pulsa laser optik (1310/1490 nm) menjadi sinyal listrik kabel LAN tembaga (Port RJ-45).
Hardware Firewall / UTM
Perangkat perimeter keamanan dedicated (seperti Fortinet FortiGate, Sophos XGS) dengan fitur Deep Packet Inspection (DPI), Intrusion Prevention (IPS), Anti-DDoS, dan Web Content Filtering.
Matriks Komparasi Hub vs Switch vs Router
| Parameter | Hub | Switch (L2) | Router (L3) |
|---|---|---|---|
| Lapisan OSI | Layer 1 (Physical) | Layer 2 (Data Link) | Layer 3 (Network) |
| Addressing | None (Membabi buta) | MAC Address | IP Address |
| Collision Domain | 1 untuk semua port | 1 per port terisolasi | 1 per port terisolasi |
| Broadcast Domain | 1 domain bersama | 1 domain (pecah via VLAN) | Memecah broadcast domain |